Dari DokterPenyakit

Keluhan Lambung Bisa Menjalar Ke Mana-Mana

Dari pengalaman saya mengasuh rubrik kesehatan dan bertemu dengan pasien, keluhan lambung yang terbanyak saya dengar. Tidak semua pasien selalu menunjuk ke uluhati untuk membahasakan keluhannya. Cukup sering mengeluh lesu, nyeri kepala, pusing, merasa limbung, dan selera makan menurun, dan beberapa keluhan lain layaknya kasus kurang darah. Suka gliyeng (bergoyang kalau berubah posisi tubuh).

Saya memastikan kalau keluhan itu berhulu dari masalah lambung setelah mendengar riwayat penyakitnya yang biasanya sudah lama, warna gaya hidupnya, dan kemungkinan ada masalah dalam hidupnya karena organ tubuh yang dekat dengan jiwa, lambung salah satunya selain jantung. Lalu saya melakukan pemeriksaan, dari situ saya bisa menemukan ada yang tidak normal di uluhati.

Lambung lebih menggembung dan kaku sewaktu dipalpasi. Suara kembung positif karena banyak udara akibat hasil cerna yang lemah, dan lambung kurang motilitasnya. Lain dari itu orang yang sudah lama bermasalah dengan lambung kepribadiannya pun bersifat khas.

Soal pilihan obatnya perlu menunggu hasil pemeriksaan darah untuk melihat adakah kuman di lambung (IgM dan IgG terhadap helicobacter pylori). Bila positif ada kuman di lambung, selain obat lambung perlu ditambah antibiotika untuk waktu beberapa minggu. Tanpa antibiotika, masalah lambung tidak selesai.

Keluhan Lambung - Sehat Itu Murah

Jadi kalau mengidap masalah lambung dan tak kunjung menyembuh, kemungkinannya dua. Atau lambungnya berkuman namun tidak diberi antibiotika, dan atau masalah lambungnya tidak memadai mendapat obat lambung karena terapi masalah lambung perlu minum obat sedikitnya 6 minggu rutin terus menerus, selain pantang jenis menu tertentu (pedas, masam, keras, makanan minum merangsang kopi, teh, soft drink, nangka, cempedak, durian), serta berpola makan sedikit-sedikit tapi sering. Begitu keluhan lambungnya mereda, semua keluhan yang menyertai masalah lambungnya akan ikut mereda sendiri.

Jadi keliru kalau semua keluhan kasus lambung diberi tambahan segala macam obat sakit kepala, obat mual, obat pusing, obat lesu nanti badan kebanyakan menerima obat dan harus memikul efek sampingnya. Misdiagnosis acap terjadi kalau kasus lambung tidak diobati sebagai gangguan lambung, melainkan dianggap vertigo, atau kurang darah, atau masalah lain di luar lambung hanya karena mendengar atau merasakan keluhan yang bukan menunjuk atau membahasakan sebagai jeritan lambung sebagaimana sering dikeluhkan pasien kasus lambung.

Salam sehat,
Dr HANDRAWAN NADESUL
Sehat Itu Murah

Dr. Handrawan Nadesul

Adalah seorang dokter, penyair, dan penulis di Indonesia. Gemar menulis artikel, opini kesehatan, dan menjadi narasumber untuk media banyuasin bagi masalah-masalah kesehatan dan juga menulis puisi.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button